SANGGAU - Di tengah keheningan wilayah perbatasan Kalimantan Barat, tepatnya di Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, sebuah inisiatif penting tengah bergulir. Komandan Pos (Danpos) Sei Tekam, Letda Kav Ahmad Yusuf Gufroni, A.M.D.Kep, secara pribadi merasa terpanggil untuk membangkitkan kesadaran para orang tua akan arti krusial pendidikan bagi buah hati mereka.
Acara yang diselenggarakan di Kantor Desa Sei Tekam ini bukanlah sekadar pertemuan formal, melainkan sebuah ajakan hati ke hati. Letda Kav Ahmad Yusuf Gufroni, dengan penuh semangat, berbagi pandangannya tentang bagaimana peran orang tua menjadi jangkar utama dalam mengukir masa depan pendidikan anak, terutama di titik-titik perbatasan yang kerap diuji oleh keterbatasan akses dan fasilitas.
Ia menekankan, “Pendidikan ini adalah kunci, pintu gerbang untuk membentuk generasi muda kita menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dan karakter yang kokoh. Saya percaya, dengan dukungan kita sebagai orang tua, anak-anak di sini bisa meraih mimpi-mimpi mereka dan kelak berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah kita.”
Dalam sesi yang hangat dan interaktif, para orang tua yang hadir menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Raut wajah mereka merefleksikan semangat baru, sebuah tekad untuk lebih memberikan perhatian dan dorongan belajar bagi putra-putri mereka. “Kami jadi lebih termotivasi sekarang untuk benar-benar peduli dengan pendidikan anak-anak, ” ujar salah seorang warga usai acara.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan benih sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat. Sinergi ini bukan hanya tentang program, tetapi tentang kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga lahir generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul, tetapi juga berdaya saing tinggi di kancah nasional bahkan internasional.

andhaka